WeCreativez WhatsApp Support
Hai, Sunners... Mimin di sini!
Mau ngobrolin apa nih?

Kuliah Mengikuti Keinginanku atau Keinginan Orang Tuaku?

Bila kita ditanya: “Mana yang mesti kamu pilih? Kuliah karena keinginanku atau karena orang tua?”

 

Yuk cari tau jawabanya…biasanya kita akan memilih pilihan sendiri karena beranggapan bahwa pilihan kita adalah yang terbaik. Orang tua tidak mengerti aku, mereka hanya banyak menasihatiku, tidak paham dengan apa yang aku inginkan.

Wisdom is knowing how little we know phrase Wisdom is knowing how little we know phrase who knowing signs stock illustrations

Pertanyaan dan pernyataan diatas seringkali ada dibenak kita. Kebenaran dari suatu pilihan sebenarnya tidak dapat diukur dan tidak dapat dinilai karena segala sesuatu memiliki konsekuensi dan risikonya masing-masing.

Kita ambil contoh; kuliah mengikuti keinginanku! Lalu apa risikonya?

mindfulness printed paper near window

Misalkan kita ingin berkuliah di swasta, sedangkan orang tua ingin kita berkuliah di negeri. Kita bersikeras untuk masuk kuliah di swasta, maka risiko yang akan kita tanggung; seperti tidak diberi uang ketika kuliah dan dianggap anak pembangkang. Akan tetapi tidak semua orang tua seperti itu. Ada juga orang tua yang mengerti untuk memberikan kebebasan pada anaknya, namun tetap saja hati orang tua akan merasa sedikit kecewa karena tidak menuruti keinginanya.

Kuliah Mengikuti keinginan orang tuaku! Risikonya apa ya?

Road Sign, Shield, Signs, Sky, Clouds

Resikonya sudah pasti hasrat kita tidak terpenuhi, galau, murung, menyalahkan orang tua, sehingga saat berkuliah tidak memiliki semangat untuk sedikit berjuang. Apa saja yang dilakukan tidak sepenuh hati, semua dilakukan karena keterpaksaan. Pada akhirnya sakit hati dan dapat mengalami stress yang berkelanjutan.

Setelah kita melihat kedua risiko diatas, maka kita dapat membandingkan, mana yang lebih penting untuk kita pilih. Untuk mengetahui lebih dalam, perlu kita tulis sebanyak mungkin risiko yang akan terjadi dari kedua pilihan tersebut.

Dengan begitu kita semakin mudah untuk mengambil suatu keputusan. Sikap konsisten dan rasa tanggung jawab sudah pasti ada di genggaman kita, sehingga setiap pilihan yang kita ambil tidak mengecewakan. Keinginan kita dapat terpenuhi jika kita sudah mengalami banyak kejadian. Jadi tidak perlu takut dan bimbang oleh ke dua pilihan, karena keduanya sama-sama akan memproses hidup kita untuk menuju masa depan yang lebih baik.

 

Penulis: Tomi

Universitas Kristen Indonesia

 

Leave A Comment